Jumat, 09 November 2012

 

Sarapan apa Anda pagi ini? Jika Anda ingin menurunkan berat badan, tidak ada salahnya jika memulai hari dengan sarapan telur.

Sebagian besar review penelitian dampak memakan telur menyebutkan bahwa telur mengandung bahan kuat yang dapat membantu mengurangi jumlah kalori. Tak hanya sarapan, berat badan Anda bisa turun jika mengonsumsi telur pada saat makan siang dan makan malam.

Telur rebus, telur goreng, atau orak-arik yang dimakan pada saat sarapan membuat seseorang kenyang lebih lama dibanding sarapan dengan makanan lainnya. Tentunya hal ini bisa sangat membantu mereka yang mati-matian berusaha menghindari keinginan untuk ngemil biskuit, kue, atau cokelat pada sore hari.

Dalam review yang dipublikasikan di jurnal Network Health Dietitian mengungkapkan bahwa telur mengandung protein yang khusus. Nah protein ini ditengarai membuat seseorang tidak mudah lapar.

Ahli diet Dr Carrie Ruxton menyatakan ada hasil yang berbeda-beda dari enam penelitian yang dilakukan selama delapan tahun.

Penelitian menunjukkan ada efek kenyang yang konsisten dan asupan energi jangka pendek. Dua penelitian menunjukkan perubahan nafsu makan terkait gut hormon atau hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Nah, mereka yang memakan telur merasakan efek kenyang ini.

Dalam penelitian jangka panjang, mereka yang sarapan telur terbukti bisa menurunkan berat badan secara signifikan ketimbang mereka yang sarapan sereal. Terbukti yang sarapan telur kehingan beberapa inci lingkar pinggnya.

"Penelitian lebih lanjut diperlukan, terutama untuk penurunan berat badan jangka panjang. Bukti menunjukkan telur memiliki peran besar dalam manajemen berat badan," kata Dr Ruxton seperti dikutip dari Daily Express dan timesofindia, Sabtu (10/11/2012).

Dalam diet penurunan berat badan, ada dua manfaat lain yang bisa diperoleh. Pertama, kontrol porsi. Dr Ruxton mengatakan telur memiliki kalori sekitar 78 kalori setiap butirnya. Dengan tahu jumlah kalori per butirnya maka setiap orang yang memakannya mengenali seberapa banyak kalori yang telah dikonsumsinya.

Kedua, telur merupakan salah satu sumber vitamin D. Hal ini tentu bermanfaat bagi mereka yang kelebihan berat badan dan berisiko mengalami diabetes dan sakit jantung.

"Ada beberapa sumber alami Vitamin D dalam makanan, dan telur juga bisa berperan," sambung Dr Ruxton.

Telur rata-rata memiliki protein tingkat tinggi yakni 6,5 gram. Kandungan ini telah menyumbang 13 persen dari kebutuhan harian orang dewasa.

Rabu, 07 November 2012

 
jakarta, Rambut yang tidak sehat karena berbagai masalah seperti berketombe, terlalu berminyak, rapuh dan kerontokan parah hingga menyebabkan kebotakan, mungkin disebabkan karena kesalahan yang Anda lakukan ketika keramas. Anda perlu menghindari kesalahan tersebut agar rambut sehat, lebat, dan terhindar dari kebotakan.

Orang yang jarang keramas dapat menyebabkan berkembangnya jamur di kulit kepala, seperti tinea capitis yang merupakan penyebab rambut rontok. Selalu menjaga kebersihan kulit kepala dan rambut dengan keramas secara teratur, dapat mencegah infeksi jamur dan membantu mencegah kebotakan.

Namun keramas terlalu sering juga dapat merusak kelenjar sebaceous pada kulit kepala yang memproduksi sebum, yang berfungsi menjaga kelembaban rambut dan kulit. Kebutuhan seseorang untuk mencuci rambut berbeda-beda, tetapi jangan sampai lebih dari 3 hari karena dapat menyebabkan rambut berminyak.

Yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan rambut bukan hanya frekuensi keramasnya saja, tetapi juga teknik keramas yang tepat. Kesalahan kecil ketika keramas juga dapat menyebabkan masalah pada rambut dan kulit kepala.

Seperti dilansir prevention, Rabu (7/11/2012), hindari kesalahan saat keramas berikut agar rambut dan kulit kepala tetap sehat:

1. Anda kurang membasahi rambut
Menerapkan sampo pada rambut dan kulit kepala yang belum cukup basah dapat membuat produk sampo kehilangan efektivitasnya dalam membersihkan rambut. Sehingga Anda harus memastikan bahwa rambut telah basah sepenuhnya dengan menyiram kepala selama 3 sampai 4 menit sebelum menerapkan sampo.

2. Anda tidak cukup mendapatkan busa
Tanpa busa yang cukup, rambut tidak akan bersih karena busa berfungsi menciptakan kondisi vakum yang menghisap kotoran pada rambut dan sel-sel kulit mati pada kulit kepala. Jangan terlalu irit dalam menerapkan sampo dan tambahkan sedikit air pada rambut sampai terbentuk busa dalam jumlah yang mencukupi.

3. Anda menggosok helaian rambut terlalu kuat
Menggosok helaian rambut terlalu kuat ketika keramas dapat menimbulkan gesekan antar rambut yang dapat merusak helai rambut. Fokuslah terhadap pijatan pada lembut dengan ujung jari dan menggosok helaian rambut yang panjang dengan kekuatan seperlunya.

4. Anda mengulangi menerapkan sampo setelah membilas busa
Banyak orang masih mempercayai mitos bahwa keramas yang baik adalah dengan menerapkan sampo sebanyak 2 kali, yaitu menerapkan sampo kembali setelah pembilasan yang pertama.

Hal ini tidak benar, karena rambut telah bersih hanya dengan sekali penerapan sampo ketika keramas. Mitos tersebut berkembang pada tahun 1950-an karena biasanya para wanita hanya mencuci rambut seminggu sekali atau bahkan lebih lama dari itu.

5. Anda tidak membilas sampo dengan bersih
Busa sampo yang masih tertinggal pada rambut dan kulit kepala karena pembilasan yang kurang optimal dapat menyebabkan munculnya serpihan putih seperti kulit kepala yang terkelupas.

6. Anda melakukan kesalahan dalam menerapkan kondisioner
Jika Anda menerapkan kondisioner setelah keramas, yang perlu Anda perhatikan adalah hanya menerapkan kondisioner pada batang rambut dan bukan kulit kepala seperti sampo. Selain itu jangan menggunakan sisir untuk meratakan kondisioner, cukup menggunakan jari-jari Anda.

Jakarta - Menjadi tua adalah proses alami yang tidak mungkin bisa dihindari, tetapi tidak seharusnya seseorang tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Beberapa kebiasaan buruk yang kebetulan juga tidak sehat, bisa membuat orang tampak lebih tua.

Kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut antara lain sebagai berikut,

 1. Malas gosok gigi

Data dari Centers for Disease Control and Preventionsmenunjukkan, 19 persen dari orang antara usia 2 dan 19 tahun mengalami gigi berlubang akibat karies gigi. Jika tidak diatasi, kondisi ini bisa menyebabkan gigi mudah tanggal lalu ompong seperti orang lanjut usia.

Padahal karies gigi penyebab gigi berlubang maupun bernoda yang merusak penampilan tersebut bisa dicegah dengan cara yang mudah. Biasakan gosok gigi minimal 2 kali sehari, sehabis makan dan sebelum tidur.
 2. Kurang minum
Komposisi terbesar dalam tubuh manusia adalah air, sehingga kelangsungan berbagai fungsi organ juga sangat tergantung dari kecukupan air. Tak terkecuali organ paling luar, yakni kulit yang akan kehilangan elastisitas jika seseorang kurang banyak minum air putih. Akibatnya kulit tampak kusam dan keriput, sehingga tampak lebih tua dari usia sebenarnya.
 3. Jarang makan sayur dan buah
Sayur dan buah merupakan sumber antioksidan alami yang paling mudah ditemui dalam menu makan sehari-hari. Bukan cuma mengurangi risiko berbagai jenis kanker, antioksidan juga menjaga kelangsungan proses regenerasi sel. Pengaruhnya pada penampilan, mekanisme ini akan mencegah munculnya uban dan menjaga kulit selalu tampak halus dan lebih kencang
 4. Kurang olahraga
Kecenderungan manusia moderen yang menghabiskan waktu seharian untuk duduk dan tidak banyak bergerak sangat mempengaruhi penampilan. Melemahnya otot-otot inti tubuh atau core musclesmembuat postur tubuh menjadi tidak ideal, misalnya jadi lebih membungkuk. Bagi anak muda, punya postur tubuh yang demikian tentu akan membuatnya tampak lemah dan tidak bersemangat.
 5. Merokok
Ratusan jenis racun yang terkandung dalam asap rokok merupakan sumber radikal bebas yang memiliki efek penuaan dini. Salah satunya adalah kematian sel yang terjadi lebih cepat di kulit, sehingga tampak lebih kusam dan cepat keriput. Racun nikotin dalam rokok juga meninggalkan bercak noda di gigi yang sangat mengganggu penampilan.


Selasa, 06 November 2012







Konsumsi gula dalam jumlah berlebihan diketahui dapat merugikan kesehatan karena meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Tetapi gula juga dapat bermanfaat bagi Anda, tanpa harus menelannya.

Seperti dikutip dari shape, Jumat (2/11/12), gunakan gula untuk mendapatkan 9 manfaat ini:

1. Mengobati luka infeksi
Para peneliti dari Selly Oak Hospital di Birmingham menguji pengobatan tradisional yang dipercayai oleh orang Afrika, yaitu dengan menuangkan gula pasir pada luka baring, borok kaki, dan luka amputasi

Cara tersebut terbukti bekerja dengan baik dalam membunuh bakteri dan mencegah luka berkembang menjadi infeksi yang parah. Bakteri membutuhkan air untuk bertahan hidup, tetapi gula tersebut dapat menyerap air dari luka dan menghentikan pertumbuhan bakteri.

2. Meredakan sensasi pedas
Mulut seperti terbakar setelah makan makanan pedas dapat diredakan dengan minum susu, tetapi jika Anda tidak menyukai susu, Anda dapat menggunakan gula untuk menenangkan mulut. Berkumur-kumurlah sesudahnya untuk mengeluarkan lumeran gula dalam mulut agar tidak tertelan.

3.Menyegarkan bunga dalam vas
Dengan menambahkan 3 sendok gula dan 2 sendok makan cuka putih ke air dalam vas bunga, Anda dapat menjaga kesegaran bunga penghias meja menjadi lebih tahan lama. Gula baik untuk mempertahankan kesegaran batang dan cuka dapat menghentikan pertumbuhan bakteri.

4. Menghapus sel-sel kulit mati
Campurlah gula dengan minya zaitu atau minyal almond, kemudian gosokkan pada kulit dan bilas di kamar mandi. Cara ini dapat menghapus sel-sel kulit mati dan membuat kulit lebih lembut.

5. Membuat lipstik lebih tahan lama di bibir
Setelah menerapkan lipstik, taburkan gula pada bibir Anda. Tunggu hingga beberapa saat sebelum membersihkannya, hal ini akan membuat riasan lisptik Anda tahan lama.

6. Membantu membersihkan noda rumput
Anak yang gemar bermain di rerumputan seperti sepak bola, kadang akan meninggalkan noda rumput yang kehijauan. Daripada menggunakan cairan pemutih yang mengandung bahan kimia, lebih baik gunakan pasta gula dan air. Oleskan pada noda, biarkan selama satu jam kemudian cuci dengan cara biasa.

7. Menghaluskan bibir
Gula juga dapat membantu mengatasi bibir kering, campur gula dengan minyak zaitun membentuk pasta. Oleskan pada bibir dan biarkan selama 30 detik, kemudian bersihkan dengan kain basah. Bibir akan terasa lebih lembut dan lembab secara alami.

8. Meredakan lidah yang terbakar karena minuman panas
Selain dapat meredakan sensasi pedas pada lidah, gula juga dapat mengatasi lidah yang terbakar akibat minum minuman yang terlalu panas. Kulum gula hingga beberapa detik kemudian bilas dengan air agar lidah terhindar dari sensasi mati rasa sejenak akibat kepanasan.

9. Membersihkan tangan yang berlumuran minyak atau oli.
Sabun tidak mampu menembus lapisan minyak atau oli, sehingga Anda dapat memanfaatkan gula yang dicampur dengan minyak zaitun untuk menghilangkan minyak sebelum mencuci tangan dengan sabun.

Mengenai Saya

Foto saya
TAK ADA PERJUANGAN TANPA MIMPI

Total Tayangan Halaman

Pengikut

Translate

Popular Posts